Friday, 8 August 2014

Saturday, 26 July 2014

Fakta Unik Tentang Otak



Otak manusia memang menyiman banyak kejutan. Organ yang memiliki fungsi penting ini berada di dalam tengkorak yang berfungsi melindunginya dari segala kerusakan yang berasal dari luar. Bila otak tak berfungsi, manusia tidak akan dapat berinteraksi. Simak 10 fakta unik tentang otak berikut ini:
1.      Tidak memiliki saraf rasa sakit Tidak ada saraf rasa sakit di otak jadi jangan heran bila dokter mampu mengoperasi pasien saat mereka masih sadar. Hal ini dapat membantu mereka untuk tidak merusak kemampuan bicara, melihat, bergerak dan lain sebagainya saat sedang mengoperasi karena mereka bisa langsung berkomunikasi dengan pasien.
2.      Otak memiliki pembuluh darah sepanjang 100.000 mil Otak terdiri dari 100 miliar neuron yang saling berhubungan. Otak menghasilkan daya sebesar 10-23 watt saat terjaga yang mampu menyalakan sebuah bohlam. Otak mampu menampung informasi hingga 1000 terabytes. Di dalam organ ini terdapat pembuluh darah yang bila digabungkan panjangnya mencapai 100 ribu mil.
3.      Otak Albert Einstein masih disimpan Saat ilmuwan jenius ini meninggal pada 1955,para dokter menyimpan otaknya. Dr Thomas Harvey adalah dokter yang mengeluarkan otak Einstein 7,5 jam setelah kematiannya. Otak ini disimpan untuk tujuan riset. Otak ini dipotong-potong menjadi 240 bagian dan disimpan dalam sebuah toples yang diisi cairan formaldehyde.
4.      Otak kanan dan otak kiri berbeda Otak kiri berfungsi untuk memproses berbagai macam informasi rasional seperti matematika, logika, dan lain sebagainya. Sedangkan otak kanan sebaliknya, memproses kreatifitas, seni dan perasaan.
5.      Otak pria lebih besar dari otak wanita Ukuran otak pria lebih besar dari wanita sekitar 10 persen. Hal ini tidak membuktikan bahwa pria lebih pintar daripada wanita. Otak wanita memiliki lebih banyak saraf dan konektor. Otak wanita lebih efisien daripada laki-laki namun wanita lebih banyak memproses informasi di bagian emosi sedangkan laki-laki di bagian logika.
6.      Otak lebih aktif saat tidur Otak manusia ternyata menjadi lebih aktif saat sedang tidur. Malam hari menjadi waktu bagi otak untuk memproses aktivitas yang dilakukan pada siang hari. Beberapa orang percaya bahwa ini adalah cara untuk memproses emosi dan interaksi kehidupan yang kompleks. Tidur siang bisa membuat seseorang menjadi lebih fokus saat bekerja.
7.      Inception itu nyata Seseorang bisa mengontrol mimpi ternyata memang benar. Mengontrol hasil mimpi pada saat tidur ini berakar pada agama Buddha Tibet kuno dimana calon akan berlatih “Yoga Mimpi”. Lucid dream bisa membantu mengontrol mimpi buruk.
8.      Tidak ada yang tahu alasan tertawa Tertawa bisa membuat awet muda bahkan ada juga yang mengikuti terapi tertawa. Bayi mulai tertawa saat berusia 4 bulan. Walaupun tertawa sepertinya hal yang alami, sampai sekarang tidak ada yang tahu alasan orang tertawa.
9.      Ukuran kepala besar atau kecil Banyak penelitian yang mencampuradukkan antara kepala besar atau ukuran otak dengan kecerdasan padahal otak Albert Einstein hanya 1230 gram sedangkan berat rata-rata otak orang dewasa adalah 1400 gram. Orang berkepala besar disebut-sebut lebih cerdas daripada orang yang berkepal kecil lancip ke atas.
10.  IQ tertinggi adalah 210 Ung Young lahir pada 8 Maret 1972. Ia sudah memahami Aljabar saat masih berusia 8 bulan. Saat berusia 2 tahun ia lancar berbicara 4 bahasa asing. Ia mulai masuk universitas saat berusia 4 tahun dan lulus di usianya yang ke 15. Sekarang ia tinggal di Korea Selatan. Itulah 10 fakta unik yang perlu kamu tahu mengenai keajaiban otak. Otak ternyata memang menyimpan banyak kejutan.

Sumber :
http://www.ciricara.com


Ternyata Mimpi Bisa Dikendalikan


Seseorang bisa mengendalikan mimpi yang dialaminya asalkan ia pada kondisi lucid dream. Apa itu Lucid Dream? Lucid Dream adalah kondisi saat seseorang sadar bahwa dia sedang bermimpi.
Dengan lucid dream, kita bisa menjadi kreator dan pemeran utama dari sebuah mimpi yang bersifat infinity. Tidak perlu ilmu khusus atau kekuatan supranatural untuk melakukannya, karena semua ini murni science dan logis.

Lucid Dream sendiri dibagi menjadi beberapa level lucidity, dimana semakin tinggi tingkat lucidity-nya semakin bebas dan leluasa anda dapat melakukan proyeksi untuk pemunculan objek dan sejenisnya.
Dengan kata lain, ketika kita mencapai tingkat lucidity paling tinggi kita menjalani kehidupan di mimpi mungkin hampir 80% persis dengan di kehidupan nyata, entah itu dari saraf-saraf yang terasa aktif bekerja, visual yang baik, indra perasa, pendengar, atau peraba yang mungkin sama seperti keadaan normal ketika kita hidup di 'dunia nyata'. Sudah barang tentu jika hal ini terus dikembangkan akan menjadi prospek yang baik untuk kepentingan masyarakat kelak, entah itu sebagai terapi, meditasi, atau yang jenis jasa lainnya.
Sejak Berabad-abad
Fenomena lucid dream ini sebenarnya telah banyak disebutkan di masa masa lampau, hanya saja baru beberapa dekade ke belakang ini, komunitas sains mulai mengakui keberadaan fenomena satu ini.
Suku indian, terutama para dukun (shaman) menerapkan suatu bentuk meditasi yang mampu untuk mempertahankan kesadaran meskipun tubuh sudah beristirahat. Kemudian abad ke 5, sebuah surat dari St. Augustine menyebutkan bahwa dia sadar dalam mimpinya. Di abad ke 8 lucid dream kembali terekam oleh para biksu tibet, pada buku berjudul "Tibetan Book of the Dead", para biksu tibet menerapkan suatu bentuk meditasi yoga yang mampu mengajarkan untuk menjaga kesadaran dalam mimpi.
Awal abad 19 seorang ilmuwan bernama Marquis d'Hervey de Saint-Denys menerbitkan sebuah buku berjudul 'Dreams and How to Guide Them'. Buku tersebut berisi mengenai dokumentasi dari kegiatannya meneliti mimpi selama 20 tahun, dan dibuku ini dijelaskan selangkah demi selangkah perkembangan kemampuannya dalam mengontrol mimpi, termasuk juga dream recall - kondisi mengingat jelas pengalaman saat bermimpi.

Psikolog dan ilmuwan mimpi dari Belanda, Frederick Van Eeden, menjadi orang pertama yang menggunakan istilah 'Lucid Dream'.  Pada tahun 1913 dia menerbitkan jurnal pada komunitas ilmuwan psikolog mengenai lucid dream.
Istilah  Lucid berasal dari bahasa Latin “Lux”, artinya “cahaya” dan “dream” artinya mimpi. Dalam bahasa Indonesia Lucid Dream bisa diartikan sebagai “mimpi yang jelas” atau “mimpi cerah”, atau “mimpi terang”.
Dalam jurnal tersebut dia merekam 352 lucid dream yang dialaminya dari tahun 1898 dan 1912. judul jurnalnya adalah "A Study of Dreams".  Di abad 20 dan 21, nama Dr.Stepehen laberge, seorang dosen di Stanford University yang dikenal mendalami penelitian soal lucid dream. berkat hasil penelitiannya dengan dr. Lynn Nagel, komunitas ilmuwan mulai mengakui lucid dream secara sains.

Untuk memahami apa itu Lucid Dream, nggak usah jauh-jauh. Yang paling mudah, tontonlah "Inception". Dalam film besutan Christoper Nolan itu, tokoh utamanya adalah Leonardo Di Caprio. Ia dan kelompoknya mampu mengendalikan mimpi. Melalui mimpi yang terhubungkan satu sama lain, mereka mampu mengorek informasi penting dari lawan mereka atau mempengaruhi orang untuk mengambil keputusan penting. Mimpi mereka pun berlapis-lapis. Artinya ada tingkatan kedalaman mimpi atau tingkat keterlelapan - lucidity.

Saturday, 5 July 2014

Fakta Ilmiah Bahwa Tumbuhan Bertasbih



Pada sebuah penelitian ilmiah yang diberitakan oleh sebuah majalah sains terkenal, Journal of Plant Molecular Biologies, menyebutkan bahwa sekelompok ilmuwan yang mengadakan penelitian mendapatkan suara halus yang keluar dari sebagian tumbuhan yang tidak bisa didengar oleh telinga biasa. Suara tersebut berhasil disimpan dan direkam dengan sebuah alat perekam tercanggih yang pernah ada.

Para ilmuwan selama hampir tiga tahun meneliti fenomena yang mencengangkan ini berhasil menganalisis denyutan atau detak suara tersebut sehingga menjadi isyarat-isyarat yang bersifat cahaya elektrik (kahrudhoiyah ) dengan sebuah alat canggih yang bernama Oscilloscope. Akhirnya para ilmuwan tersebut bisa menyaksikan denyutan cahaya elektrik itu berulang lebih dari 1.000 kali dalam satu detik!

Prof. William Brown yang memimpin para pakar sains untuk mengkaji fenomena tersebut mengisyaratkan setelah dicapainya hasil bahwasanya tidak ada penafsiran ilmiah atas fenomena tersebut.

Padahal seperti diakui oleh sang profesor bahwa pihaknya telah menyerahkan hasil penelitian mereka kepada universitas-universitas serta pusat-pusat kajian di Amerika juga Eropa, akan tetapi semuanya tidak sanggup menafsirkan fenomena bahkan semuanya tercengang tidak tahu harus berkomentar apa.

Pada kesempatan terakhir, fenomena tersebut dihadapkan dan dikaji oleh para pakar dari Britania, dan di antara mereka ada seorang ilmuwan muslim yang berasal dari India. Setelah 5 hari mengadakan kajian dan penelitian ternyata para ilmuwan dari Inggris tersebut angkat tangan. 

Fakta Ilmiah Bahwa Tumbuhan Bertasbih
Tumbuhan ciptaan Allah


Sang ilmuwan muslim tersebut mengatakan: “Kami umat Islam tahu tafsir dan makna dari fenomena ini, bahkan semenjak 1.400 tahun yang lalu!” Maka para ilmuwan yang hadir pun tersentak dengan pernyataan tersebut, dan meminta dengan sangat untuk menunjukkan tafsir dan makna dari kejadian itu.

Sang ilmuwan muslim segera menyitir firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
 “…Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. Al-Isra`: 44)

Tidaklah suara denyutan halus tersebut melainkan lafazh jalalah (nama Allah) sebagaimana tampak dalam layar. Maka keheningan dan keheranan yang luar biasa menghiasi aula di mana ilmuwan muslim tersebut berbicara. Subhanallah, Maha Suci Allah! Ini adalah salah satu mukjizat dari sekian banyak mukjizat agama yang haq ini! Segala sesuatu bertasbih mengagungkan nama Allah.
Akhirnya orang yang bertanggung jawab terhadap penelitian ini, yaitu profesor William Brown menemui sang ilmuwan muslim untuk mendiskusikan tentang agama yang di bawa oleh seorang Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) sebelum 1.400 tahun lalu tentang fenomena ini. Maka ilmuwan tersebut pun menerangkan kepadanya tentang Islam, setelah itu ia memberikan hadiah al-Qur`an dan terjemahnya kepada sang profesor.

Selang beberapa hari setelah itu, profesor William mengadakan ceramah di Universitas Carnich – Miloun, ia mengatakan: “Dalam hidupku, aku belum pernah menemukan fenomena semacam ini selama 30 tahun menekuni pekerjaan ini, dan tidak ada seorang ilmuwan pun dari mereka yang melakukan pengkajian yang sanggup menafsirkan apa makna dari fenomena ini. Begitu pula tidak pernah ditemukan kejadian alam yang bisa menafsirinya. Akan tetapi satu-satunya tafsir yang bisa kita temukan adalah dalam al-Qur`an. Hal ini tidak memberikan pilihan lain buatku selain mengucapkan syahadatain :
“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang haq melainkan Allah, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya!”

Seorang profesor ini telah mengumumkan Islamnya di hadapan para hadirin yang sedang terperangah. Allahu Akbar! Kemuliaan hanyalah bagi Islam, ketika seorang ilmuwan sadar dari kelalaiannya, dan mengetahui bahwa agama yang haq ini adalah Islam. (Majalah Qiblati Edisi 11 Tahun I/kisahislam)

Semoga kita senantiasa terjaga dari hal-hal yang menjerumuskan kita ke arah yang semakin membuat kita jauh dari Allah SWT, dan semoga semua amal ibadah kita dibulan yang suci ini bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT, Aamiin
Dan jangan lupa untuk selalu bersyukur atas nikmatnya J . . .
Wallahu’alam